Header Ads

Sudah Saatnya Ada Jalur Khusus Sepeda Motor



Resiko jalanan tinggi. Gambaran itu nyata saat sepeda motor dengan aneka kendaraan lain bertabur menjadi satu dalam satu ruas jalan besar bersama dengan aneka kendaraan besar seperti bus, truk, hingga tronton pengangkut peti kemas. Sekali terlena, pengguna sepeda motor harus siap menerima resiko tergilas kendaraan pengangkutan besar.
Ancaman itu bukan omong kosong. Beberapa kali kita menyaksikan kecelakaan pengguna sepeda motor yang semakin mengerikan saat terjadi benturan antara pengguna motor dengan kendaran besar. Lebih-lebih truk besar yang tidak dilengkapi dengan pagar pengaman di depan ban truknya. Situasi mengerikan bisa langsung terjadi.

Untuk menelusuri kejamnya kecelakaan yang terjadi di ruas jalur padat dengan pencampuran sepeda motor bersamaan dengan aneka kendaraan besar ini, saya menemukan berbagai tragedi yang mengerikan dengan berbagai judul berita yang tidak bisa kita diamkan terus menerus saat Googling dengan kata kunci “kecelakaan sepeda motor dengan truk”. Sejujurnya tulisan inipun berawal dari tragedi kecelakaan yang saya lihat langsung antara truk besar dengan sebuah sepeda motor yang terjadi di lintas Pasuruan – Surabaya. Tentu saja saya tidak ingin menceritakan kronologis detail dan narasi kejadiannya, mengingat kecelakaan itu memunculkan traumatik mendalam bagi banyak orang.

Oleh karena itu usulan pembangunan jalur khusus sepeda motor yang dicetuskan Menteri Perhubungan EE Mangindaan sejujurnya bukan semata kebutuhan masyarakat Jakarta. Berbagai jalur provinsi lain yang padat akan aktifitas membutuhkan pembuatan jalur khusus sepeda motor ini. Jalur khusus ini juga mampu mengurangi kesemrawutan lalu lintas dan mengurai kemacetan.

Memang tidak menjamin jalur khusus tersebut dipatuhi oleh pengendara roda dua. Bagi saya pribadi, pengendara roda dua memang driver “paling nakal” dalam menggunakan lajur-lajur jalan raya. Akan tetapi bukan berarti semua pengendara roda dua adalah demikian. Banyak pengendara baik yang pada waktu tertentu mengalami ancaman serius saat lajur roda dua bercampur baur dengan kendaraan-kendaraan besar, khususnya di jalur arteri padat kendaraan. Bahkan beberapa tragedi kecelakaan sering dialami oleh pengendara sepeda motor “baik” yang tersenggol, tertabrak atau terganggu oleh klakson kendaraan besar. Sekali terjadi kecelakaan, maka peristiwa mengerikan tampak di depan mata kita.
Faqih Al Asy’ari

Tidak ada komentar

reallycover.com

reallycover.com